Subscribe:

Ads 468x60px

Tampilkan postingan dengan label Headline. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Headline. Tampilkan semua postingan

Minggu, 23 Maret 2014

David De Gea: Kami Tak Beruntung Terundi Lawan Bayern Munich

David De Gea: Kami Tak Beruntung Terundi Lawan Bayern Munich

Meski meruapakan rival klasik di Eropa, Man. United kini berstatus underdog di hadapan Bayern Munich.

David de Gea mengakui Manchester United bisa dibilang sial harus terundi menghadapi juara bertahan Bayern Munich di fase perempat-final Liga Champions.

Kedua tim sejatinya merupakan rival klasik di pentas Eropa, namun apabila menilik kondisi terkini, tak dapat dimungkiri, The Red Devils berstatus underdog di hadapan The Bavarians.

Sementara Bayern terus menyuguhkan performa meyakinkan secara konsisten di pentas domestik maupun regional, United justru tengah menjalani kampanye buruk di Liga Primer Inggris dengan terpuruk di urutan ketujuh klasemen sementara.

"Anda harus jujur dan mengatakan kami tak beruntung dalam undian," kata De Gea, salah satu pahlawan United saat menghantam Olympiakos 3-0 di leg kedua babak 16 besar untuk melaju dengan agregat 3-2, kepada United Uncovered.

"Saya kira semua orang akan setuju bahwa mereka mungkin klub terkuat yang tersisa di turnamen ini."

"Anda akan mendapatkan tim tangguh sebagai lawan di babak ini, tapi yang utama adalah kami sekarang memasukinya dengan kepercayaan diri."

"Anda harus berjuang sangat, sangat keras dan benar-benar berusaha. Itulah yang harus kami lakukan. Salah satu tim harus menang."


Goal.com


David Moyes Sanjung Gol Pembuka Wayne Rooney

Rooney mencetak gol indah yang sekaligus membuka keunggulan United.






David Moyes menilai gol pembuka Wayne Rooney melawan West Ham United, Minggu (23/3) dinihari tadi, sebagai satu gol yang brilian.

Penyerang Inggris ini mencetak gol pertamanya dari luar kotak penalti saat laga baru berlangsung delapan menit. Laga pun berakhir dengan skor 2-0 untuk Manchester United di Upton Park.

"Saya ingin sepakan itu melaju lurus dan saya tak tahu apakah itu akan membentur mistar atau malah melebar," ujar Moyes pada Sky Sports News. "Syukurlah, bola malah masuk gawang."

"Itu adalah gol yang brilian, teknik luar biasa, dan dalam diri Wayne kami punya pemain yang mampu melakukan hal-hal seperti itu di lapangan. Rasanya seperti gol [David] Beckham [melawan Wimbledon pada 1996]. Wayne mencobanya, dan berhasil!"

United kini duduk di peringkat ketujuh klasemen sementara, mengantongi 51 poin dari total 30 laga



3 Pemain United yang Belum Pernah Tampil di Ajang Piala Dunia

Brazil 2014

Ajang bergengsi ini adalah ajang tertinggi dan paling prestisius dalam level sepakbola profesional antar-negara di planet Bumi. Namun tidak semua negara bisa unjuk-gigi dalam event empat tahunan ini. Negara-negara yang mampu melewati babak kualifikasi di benuanya masing-masinglah yang akhirnya 'saling bunuh' untuk mendapatkan trofi tertinggi. Karena hal tersebutlah juga teradapat beberapa pemain legenda yang belum pernah merasakan atmosfer arogansi dan kebanggaan Piala Dunia sepanjang karir sepakbolanya.

Bermain di Piala Dunia adalah impian setiap pemain sepak bola, apalagi beberapa bulan lagi kita bisa menyaksikan piala dunia 2014 di Brazil Ada beberapa legenda sepakbola yang tak pernah bermain di Piala Dunia sepanjang hidupnya, mereka dianggap “lahir di waktu dan tempat yang salah” karena negara mereka tak pernah masuk piala dunia Inilah para pemain itu

1. George Best 


Best

George Best adalah 'recreational football' dalam sepakbola internasional [via Guardian] yang mengacu pada fakta bahwa sehebat apapun dirinya di Manchester United, Best tidak mampu membawa Irlandia Utara merasakan atmosfer Piala Dunia. Salah satu momen terdekat Best dengan Piala Dunia terjadi pada tahun 1966. It's a partial re-writing of history.
Tergabung bersama Albania, Belanda, dan Swiss di Grup 5 babak kualifikasi, Irlandia Utara membutuhkan kemenangan melawan Albania pada laga terakhir untuk memaksakan pertandingan play-off dengan Swiss. Albania merupakan tim terlemah di grup ini, selalu kalah, kebobolan 12 gol, dan hanya mencetak 1 gol. Di atas kertas, Irlandia Utara diprediksi mampu meraih hasil yang kurang lebih sama kemenangan telak 4-1 seperti saat menjamu Albania di Belfast pada pertemuan pertama. Skill menawan Best, ketangguhan Derek Dougan, dan tusukan brilian Jimmy McIlroy diyakini akan dengan mudah membongkar pertahanan Albania.

Namun Semesta mempunyai cara uniknya sendiri untuk mengecewakan publik Irlandia Utara. Mendominasi pertandingan, Irlandia hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Albania, sementara Swiss mampu mengalahkan Belanda pada saat yang hampir bersamaan. Swiss pun melaju ke putaran final Piala Dunia 1966 di Inggris meninggalkan duka mendalam bagi Best dan publik Irlandia Utara.
Dikenal sebagai salah satu legenda di MU, Best tak pernah bermain di Piala Dunia, padahal dianggap salah satu legenda dalam sepak bola, hingga ada ungkapan: “Maradona good, Pelé better, George Best“

2. Ryan Giggs 


Ryan Giggs

Sama seperti Best, Giggs adalah bintang Manchester United yang tak pernah merasakan tampil di Piala Dunia. Padahal, penampilannya bersama Setan Merah tak perlu diragukan lagi. Sejak melakoni debutnya tahun 1991, pemain bernama lengkap Ryan Robert Joseph Giggs itu selalu menjadi pilihan utama di sayap kiri. bahkan hingga sekarang ia juga masih pilihan utama di MU. Tapi sayang, kemampuan negaranya, Wales belum pantas untuk masuk Piala Dunia sehingga ia belum pernah bermain di Piala Dunia.

Meski belum pensiun, peluang Giggs tampil di Piala Dunia sudah tertutup. Pemain berusia 39 tahun itu sudah pensiun dari level internasional. Fokusnya saat ini hanyalah bersama MU

3. Eric Cantona


Cantona

Negara legenda MU ini, Perancis sebenarnya hampir tampil di Piala Dunia 1998 ketika menjadi tuan rumah dan juara, namun saat itu namanya dicoret dari skuad Aime Jaquet karena kalah bersaing dari Zinedine Zidane. Sedangkan selama ia bermain untuk Perancis, negaranya tak pernah lolos Piala Dunia.

Cantona mendapat julukan The King. Bukan tanpa sebab ia mendapat julukan tersebut. Didatangkan dari Leeds United tahun 1992, Cantona langsung menjadi tumpuan Manchaester United. Selama lima musim, pemain asal Prancis itu mengemas 64 gol dari 143 lag.


Van Persie menepi 8 pekan?

Van Persie Bisa Absen Minimal Delapan Pekan?


Kabar buruk menaungi Manchester United. Kabarnya, bomber mereka, Robin Van Persie, disebut bisa absen lebih lama dari yang mereka perkirakan sebelumnya.

Kubu Setan Merah sebelumnya mengumumkan bahwa RVP akan absen empat hingga enam pekan. Namun, kabar baru tentang kesembuhan striker berusia 30 tahun itu muncul setelah Van Persie menjalani pemeriksaan dengan seorang ahli bedah Ortopedi terkenal, Rien Hijboer, di Rotterdam, Belanda.

Kabarnya, cedera lutut RVP lebih parah dari yang disebut sebelumnya dan ia bisa absen minimal delapan pekan. Jika benar demikian, maka sang striker tersebut bisa dipastikan tak bakal bisa memperkuat United hingga musim ini berakhir.

Bahkan, RVP juga terancam bisa absen di Piala Dunia 2014 nanti. Hal tersebut juga bisa menjadi pukulan besar bagi manajer tim OranjeLouis Van Gaal, yang sebelumnya sudah dipastikan kehilangan salah satu pilarnya di lini tengah, Kevin Strootman. Van Gaal sendiri sempat menyebut bahwa Van Persie adalah pemainnya yang paling penting di Piala Dunia nanti

source

Kamis, 30 Januari 2014

Surat Mata Untuk Chelsea


Liga Eropa selalu memberikan kejutan di bursa transfer pemain yang terlibat di dalamnya, beberapa pemain besar dapat dengan mudah pindah dengan limpahan uang yang menjanjikan imbalan lebih baik atas jasanya daripada klub sebelumnya, loyalitas menjadi suatu hal yang sulit (meskipun ada) ditemukan  di dunia sepakbola.

Juan Mata mungkin salah satu pemain yang dianggap tidak memiliki loyalitas pada klub yang membesarkan namanya, namun tidak begitu, menurut situs resmi Chelsea, Juan Mata meninggalkan surat terbuka untuk para fans the Blues setelah melengkapi kepindahannya ke klub rival mereka, Manchester United.

"Hari ini adalah hari yang terpenting dalam hidup saya, dalam karir saya, dan dengan beberapa baris kalimat ini, saya ingin menyampaikan perasaan dan kenangan yang saya dapatkan disini" Tulis Mata.

"Surat ini saya tulis dari lubuk hati saya, dan hal pertama yang ingin saya sampaikan adalah saya tidak akan bisa melupakan seluruh dukungan dan kenangan yang saya dapatkan dari para pendukung Chelsea, sejak pertama saya tiba di klub ini, sampai akhirnya saya meninggalkannya."

"Dengan dukungan dan afeksi kalian, saya berkembang menjadi pemain yang baik di lapangan maupun luar lapangan, saya akan selalu berterimakasih pada kalian, selalu, tidak ada kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang saya bisa balas untuk seluruh dukungan kalian para fans Chelsea"

"Ada banyak masa indah yang saya alami bersama kalian, Piala FA, piala pertama saya sebagai pemain Chelsea, perasaan bangga ketika memenangkan gelar juara liga untuk pertama kalinya sepanjang sejarah saya, malam di Munichsaat Liga Champion, dan banyak lagi".

"Terima kasih untuk semua hal yang telah kalian lakukan untuk saya dan tim ini (Chelsea), kalian luar biasa"

"Saya harap kalian mengerti keputusan yang saya ambil setelah hal yang telah saya lewati, sangat membingungkan, untuk saya hal ini tidak mudah, sulit, namun saya percaya langkah yang saya ambil adalah langkah yang terbaik untuk saya agar saya bisa tetap memiliki karir dan menikmati permainan ini"

Surat Juan Mata tersebut tidak hanya menunjukkan dia piawai dalam bermain bola, namun juga menunjukkan kemampuan diplomasinya yang luar biasa, menunjukkan kedewasaan dan pola pikir yang baik sebagai pemain bola maupun di luar lapangan.

Keputusan Mata tersebut termasuk keputusan yang logis untuk menyelamatkan karirnya setelah tidak lagi menjadi pilihan utama di skuad Chelsea.

Welcome Juan Mata.

sportsfan.com

7 Jersey Bersejarah Manchester United

1. Kostum Ketiga Manchester United Musim 1992-94 

Newton Heath - 3rd Jersey United 92-94

Newton Heath – nama lama Manchester United – berdiri pada tahun 1878. Saat itu tim asal kota Manchester ini menggunakan jersey dua warna, kuning emas dan hijau. Bukan merah seperti yang menjadi warna utama Manchester United saat ini. Pada perayaan pergantian nama dari Newton Heath menjadi Manchester United pada 1992 lalu, pihak klub memperingatinya dengan desain jersey berlabel Umbro yang mirip dengan jersey yang dikenakan pemain Newton Heath seperti 90 tahun lalu. Peringatan 90 tahun penggunaan nama Manchester United sendiri berlangsung sukses, setelah pasukan Old Trafford berhasil merebut gelar perdana Premiership pada musim 1992-93. 


2. Kostum tandang Manchester United Musim 1993-95 

MU Away Jersey 1993 - 1995

Eric “Le King” Cantona adalah legenda Manchester United. Meskipun hanya bermain di Old Trafford kurang dari 10 tahun. Di dalam kurun waktu yang cukup singkat untuk menjadi seorang legenda tersebut, King Eric benar benar berhasil merebut hati para penghuni Stredford End. 

Adalah Matthew Simmons, seorang penggemar klub asal London yang turut berperan menjadikan jersey yang dikenakan King Eric ini melegenda. “You French b*****d. F*** off back to France, you mother f***er.” Sesaat setelah mendengar umpatan tersebut, King Eric bereaksi dengan melayangkan sebuah tendangan kungfu ala Wong Fei Hung. Hasilnya? King Eric dihukum tidak boleh merumput selama 8 bulan dan jersey away 1993-95 buatan Umbro ini menjelma sebagai “jersey kungfu” di kalangan kolektor dan penggemar Setan Merah. 


3. Kostum Tandang Manchester United Musim 1995/96 

MU Away Kit 1995-96

Jersey ini menjadi jersey yang paling sedikit dikenakan dalam sejarah klub. Bagaimana tidak? Jersey berwarna abu-abuberhasil membuat permainan klub bertabur para bintang muda layaknya pemain tarkam yang lupa bagaimana cara dasar bermain bola! Setidaknya demikian hal yang mungkin ada di pikiran Alex Ferguson saat menghadapi Southampton di Premier League musim 1995-96. Ia memutuskan untuk mengganti jersey itu dengan kostum ketiga yang berwarna biru putih saat timnya sedang istirahat di ruang ganti. 

The Gaffer (sebutan untuk para manajer) berpendapat, warna abu-abu ini membuat penglihatan para pemainnya kabur sehingga kurang bisa mengidentifikasi posisi rekannya yang mengakibatkan strategi yang dijalankan timnya tidak berjalan mulus. Pasukan The Dell secara bergantian menjebol gawang Peter Schemeichel sebanyak tiga kali. Setelah mengenakan jersey yang berbeda pada babak kedua, United bermain layaknya tim juara walaupun gol dari Ryan Giggstidak mampu menyelamatkan timnya dari kekalahan 3-1. Dalam lima pertandingan Manchester United di musim 1995-96 yang mengenakan jersey bermerek Umbro itu, mereka tidak berhasil sekalipun membawa pulang tiga poin


4.Kostum Kandang Manchester United Musim 1998-2000 

MU Home Kit 1998-2000

Mungkin tidak ada momen yang lebih berharga dan membahagiakan seluruh punggawa tim beserta pendukung setianya selain memenangkan tiga kejuaraan besar dalam satu musim alias treble. Musim 1998-99, Manchester United berhasil mengawinkan tiga gelar paling prestisius yang bisa direngkuh oleh klub daratan Britania Raya : Premiership, Piala FA danUEFA Champions LeagueBermaterikan pemain binaan akademi mereka sendiri yang berlabel “Class of ‘92”, Roy Keanecs membuat satu catatan sejarah yang belum mampu disamai oleh klub Inggris manapun hingga kini. Jersey buatan Umbro ini menjadi sangat terkenal dan bersejarah dikarenakan hal tersebut. Dengan desain klasik dan berkelas, maka jersey ini menjadi salah satu kostum yang wajib dimiliki oleh penggemar The Red Devils. 


5. Kostum Eropa Manchester United Musim 1997-99 

MU Kit 1997-1999

Stadion Nou Camp di Barcelona menjadi saksi keberhasilan Manchester United menaklukkan raksasa Bavaria – Bayern “FC Hollywood” Muenchen melalui sebuah partai final yang sangat dramatis pada 26 Mei 1999. Tampil dengan lini tengah yang disebut-sebut timpang karena minus dua jenderal tim kala itu, Roy Keane dan Paul Scholes, Manchester United berhasil membalikkan keadaan usai tertinggal selama hampir 85 menit melalui sepasang gol dari Teddy Sheringham & Ole Gunnar Solskjaer. 

Manchester United mengenakan jersey khusus untuk tampil di kancah eropa pada medio 1997-2000, yang tidak dikenakan sama sekali di kompetisi lain. Jersey yang diproduksi oleh produsen apparel asal Inggris, Umbro itu berhiaskan satu buah bintang di atas logo klub yang bermakna satu kali juara Eropa. Dengan nilai historis yang tinggi tersebut, menyebabkan jersey ini sangat diburu para kolektor jersey Manchester United.


6. Kostum Tandang Ketiga Manchester United Musim 2001/02 

MU 3rd Kit 2001-2002

Musim 2001-02, Manchester United memperingati 100 tahun bergantinya nama dari Newton Heath menjadi Manchester United. Bertepatan dengan hal tersebut maka musim tersebut Manchester United mengenakan jersey yang cukup unik. Hanya ada beberapa jersey yang pernah diproduksi menggunakan sistem “reversible” alias dua sisi yang bisa dibolak-balik. Jersey Manchester United Centenary ini adalah salah satunya. Untuk jersey away menggunakan warna putih dan warna emas untuk kostum ketiganya. 


7. Kostum Ketiga Manchester United Musim 2008/09 

MU 3rd Kit 2008-09

The Busby Babes berhasil menghempaskan perlawanan Benfica di final European Cup (kini UEFA Champions League) yang berlangsung di Wembley pada 29 Mei 1968. 40 tahun setelahnya, pasukan Sir Alex Ferguson kembali berhasil merengkuh gelar ketiga mereka di kancah Liga Champions dengan menaklukkan Chelsea melalui adu penalt di stadion Luzhniki, Moskow, 2008. 

Bertepatan dengan perayaan 40 tahun keberhasilan Manchester United merebut gelar juara Eropa pertamanya, dibuatlah desain jersey mirip dengan yang dipakai Bobby Charlton cs kala itu. Berhiaskan bordir “May 29th 1968 - 40th Anniversary” yang melingkari logo klub di dada serta logo klub lama di bagian dalam leher, serta menggunakan warna biru, jersey ini seakan-akan menghidupkan George Best dkk kembali ke lapangan hijau.

kalian sudah punya yang mana? ada yg berminat ngasih ke mimin? #NyeburSumur


Juan Mata adalah fans Manchester United?




Kepindahan Juan Mata masih menarik menjadi pembicaraan banyak pihak tentang bagaimana kontribusinya kelak untukManchester United. Pemain berusia 25 tahun ini memecahkan rekor pemain termahal United dengan nilai transfer sebesar 37.1 juta pound, dan para fans United tentu menunggu penampilan perdananya ketika "dijadwalkan" tampil membela United menghadapi Cardiff di pertandingan yang akan datang.

Seorang jurnalis asal Kroasia menulis sebuah cerita ringan untuk 24Sata menceritakan ketika dia bertemu Juan Mata di Kroasia pada tahun 2010 dan dalam cerita itu disebutkan bahwa Mata adalah fans Manchester United.

“Para pemain muda spanyol menang 3-0. Ivan Rakitic kehilangan giginya dan setelah pertandingan itu saya mengunjungi ruang ganti untuk berbicara dengan Bojan Krkic dan Juan Mata". 

“Disana sudah ada beberapa jurnalis Spanyol yang sedang melakukan wawancara eksklusif dengan Mata dan Krkic". 

"Pembicaraan saat itu seputar derby yang akan terjadi antara Barcelona dan Valencia yang akan terjadi beberapa hari lagi di Nou Camp". 

“Mata keluar dari ruang ganti, dan salah seorang reporter menemukan kain merah dari tas nya dan memberikan pada Juan yang lalu memasukkan ke dalam kantongnya"

“Saya lihat itu bukan kain, itu jersey Eric Cantona dari Manchester United. Namun untuk lebih meyakinkan saya kemudian menghampiri Juan dan bertanya : Saya lihat Anda baru saja masukkan sebuah jersey ke tas Anda, apakah itu jersey Manchester United?"

Eric Cantona

“Mata tertawa dan menjawab : ‘Ya, ini jersey United. Saya adalah fans mereka, saya harap suatu saat nanti saya akan bermain di Old Trafford.’”


Mimpi yang jadi nyata Juan?


Jadwal bulan February 2014



JADWAL MANCHESTER UNITED DI BULAN FEBRUARI:

[BPL] STOKE CITY v MUFC
  SABTU, 1 FEBRUARI 2014 - KICK OFF 22.00 WIB

[BPL] MUFC v FULHAM
  MINGGU, 9 FEBRUARI 2014 - KICK OFF 23.00 WIB

[BPL] ARSENAL v MUFC
  KAMIS, 13 FEBRUARI 2014 - KICK OFF 02.45 WIB

[BPL] CRYSTAL PALACE v MUFC
  MINGGU, 23 FEBRUARI 2014 - KICK OFF 00.30 WIB

[UCL] OLYMPIAKOS v MUFC
RABU, 26 FEBR

Sumber : http://dredarmy.blogspot.com/

Mata Menjelaskan Mengapa Dia Tidak Pilih Nomor 7

       Juan Mata Number Manchester United

Juan Mata menyatakan nomor 7 nampaknya bukan nomor pilihannya karena nomor itu akan lebih pantas untuk pemain lain yang lebih hebat dan layak mengenakan nomor keramat di Manchester United tersebut. Pemain berusia 25 tahun ini sebelumnya diprediksi akan mengenakan dan meneruskan tradisi kekeramatan nomor 7 di Manchester United yang belum menemukan penggunanya setelah ditinggalkan oleh Cristiano Ronaldo pada tahun 2009.

“Saya pikir nomor 8 nomor yang baik. Saya tahu 7 adalah ikon untuk klub ini, dan saya bicara pada David (Moyes) bahwa saya inginkan nomor 8 di Klub ini”

Magnificent Seven

Sebenarnya apapun nomor yang dipilih Juan Mata, seluruh tekanan akan tetap sama, Mata tetap dianggap salah satu pemain yang mampu membawa perubahan bagi United, dan berapapun nomor punggung Mata, jika dia bisa menjadi penyelamat United, maka nomor itu akan selalu dikenang pula sebagai Nomor Juan Mata.

Yaah.. siapa tahu Ronaldo kembali musim panas nanti, Nomor itu masih menunggu di Old Trafford. hehehe

Sumber : http://talkingunitedmagz.com/

Senin, 06 Januari 2014

Tantangan Neville Untuk Phil Jones



DUNIAS0CER - Mantan pemain Manchester United, Phil Neville, melontarkan tantangannya untuk Phil Jones. Neville menantang pemain 21 tahun itu untuk menjadi kapten Setan Merah dalam 5 tahun ke depan.

Pria yang kini menjadi staf pelatih United itu menganggap Jones memiliki potensi besar. Dengan pengalaman yang semakin bertambah, Neville yakin Jones mampu menjadi pemimpin di masa depan..

"Akan tiba waktunya saat dia harus memimpin lini belakang. Berperan menjadi Steve Bruce, lalu Jaap Stam, lalu Rio Ferdinand. Dengan gaya mainnya, dia adalah seorang pemimpin," tukas Neville kepada Daily Star.

"Pemain lain akan mengharapkan antusiasme dan kepemimpinannya. Itu yang harus dia kembangkan. Mampukah dia tampil konsisten dan menjadi kapten United dalam 5 tahun ke depan? Itu adalah tantangan baginya," tutupnya..

Jones yang didatangkan dari Blackburn Rovers memiliki kemampuan bermain di pelbagai posisi. Hal itu yang diharapkan Neville dapat membantunya menjadi sosok pemimpin yang baik di lapangan.


anda Setuju??


Moyes Akui MU Amat Butuh Pemain Anyar


Manchester - Pada saat ini Manchester United disebut memang amat butuh pemain baru. Tetapi Manajer MU David Moyes tidak yakin pemain incarannya itu bisa diboyong pada bursa transfer musim dingin.

MU baru saja menelan kekalahan 1-2 dari Swansea, Minggu (5/1/2014), sehingga tersingkir dari ajang Piala FA. Hasil tersebut terasa kian buruk mengingat kekalahan tersebut terjadi di Old Trafford, markas 'Setan Merah'. Itu merupakan kekalahan kandang kelima untuk MU pada musim ini.

Dengan The Red Devils saat ini juga masih tercecer dalam persaingan di Premier League, di mana mereka menempati posisi tujuh klasemen dengan tertinggal 11 poin dari pemuncak klasemen Arsenal, Moyes pun mengakui ada kebutuhan untuk mendapatkan tambahan pemain baru pada bursa transfer kali ini.

Namun demikian, Moyes ragu bisa mendapatkan pemain incaran tersebut pada bursa transfer tengah musim seperti sekarang dan tampaknya harus menunggu sampai musim panas nanti.

"Ada urgensi bahwa kami ingin mendatangkan pemain baru, tapi apakah pemain-pemain itu bisa didatangkan pada bulan Januari?" ujar Moyes seperti dilansir ESPN.

"Jadi tak ada gunanya saya terlalu bersemangat karena pemain-pemain yang ingin kami datangkan mungkin tidak tersedia, bukan karena kami tak mau melakukannya," imbuhnya.

Sumber : http://sport.detik.com

Moyes Harapkan Para Pemainnya Lekas Pulih dari Cedera



Manchester - Badai cedera jadi salah satu faktor yang berpengaruh besar dalam buruknya penampilan Manchester United. David Moyes berharap para pemainnya segera sembuh jelang duel melawan Sunderland.

MU baru saja menerima pukulan telak setelah tersingkir di babak ketiga Piala FA menyusul kekalahan 1-2 yang diterima dari Swansea City di Old Traffordtadi malam.

Kendati begitu, 'Setan Merah' tak boleh terlalu larut dalam kekecewaan, pasalnya Sunderland sudah menunggu di Stadium of Light, Selasa (7/1/2014) untuk melakoni pertarungan babak semifinal leg I.

Persoalan besar yang dihadapi MU ialah persiapan para pemainnya. Dengan setok pemain yang terbatas, MU diharuskan bisa meraih modal positif guna melakoni duel di leg kedua di kandang sendiri sepekan berselang.

Wayne Rooney masih dibekap cedera pangkal paha, Robin van Persie belum juga tampil sejak cedera paha kala melawan Shakhtar Donetsk (10/12/2013). Phil Jones masih absen dua pekan lagi, Rafael juga masih menjalani pemulihan sedangkan Nani masih menyembuhkan cedera hamstring yang derita dia.

Belum lagi dengan Marouanne Fellaini, yang belum lama ini menjalani operasi, sedangkan Ashley Young menepi hingga waktu yang belum ditentukan akibat cedera bahu ketika MU dikalahkan Tottenham 1-2. 

"Akan sangat hebat jika kami bisa mendapatken mereka (para pemain yang cedera)," ujar manajer MU itu kepada BT Sport. "Semakin cepat mereka kembali, semakin baik. Kami memiliki pertandingan di hari Selasa, jadi kami akan berusaha menyiapkan pemainnya."

"Kami harus memikirkan pertandingan hari Minggu (melawan Swansea di liga) juga, karena dua pertandingan dalam 48 jam artinya kami harus memikirkan keduanya."

"Akan sulit bermain di sana karena ini laga pertama dari dua leg laga semifinal jadi sulit dinilai bagaimana jalannya pertandingan di leg pertama. Yang jelas, kami akan ke sana dan mencoba untuk melaju ke final," tutur Moyes.

Sumber ; http://sport.detik.com

David Moyes menilai Manchester United kurang beruntung.

Kartu merah Fabio dinilai sebagai salah satu faktor kekalahan United
Pelatih Manchester United David Moyes mengatakan timnya sedikit tidak beruntung dikalahkan SwanseaCity pada babak ketiga Piala FA dengan skor 2-1.

Seperti yang diketahui, United sempat tertinggal terlebih dahulu sebelum Javier Hernandez menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Tetapi The Swans berhasil mencetak gol kemenangan di Old Trafford melalui Wilfried Bony di menit injury time.

"Kami sedikit kurang beruntung kalah di laga ini. Kami mendapat beberapa kesempatan, itu tidak cukup, dan kami bermain dengan sepuluh orang," ujar Moyes.

"Kami bermain cukup baik, cukup sering mendekati kotak penalti lawan, tetapi tidak membuat kesempatan untuk mencetak gol. Saya pikir kami menguasai pertandingan dalam waktu yang lama.

"Ketika Anda kalah di klub manapun, itu adalah hal yang sulit. Kami memiliki pertandingan besar di hari Selasa [semi-final Piala Liga melawan Sunderland] dan kami akan mempersiapkan tim untuk itu."

Sumber; www.goal.com

Flag Counter